^Hujan selalu menyejukkan^
~tentang aku, asa, mimpi, cita-cita dan hal-hal remeh lainnya~
Rabu, 16 Maret 2016
samudera
Senin, 23 Juni 2014
hujan (lagi)
Hujan malam ini selaku pemeran utama..
antara berbagai mimpi yang terlena akan kehangatan yang ditimbulkan hujan
hujan membuatku lupa sekaligus mengingat.. saat sakit,
saat bahagia pada waktu yang sama..
hujan mengajarkan banyak hal..
bahwa kita tak bisa terus hidup dalam kenangan
dalam masa lalu
dalam mimpi
Saat hujan berlalu dan kita menyadari realita..
Maka ..
hujan benar benar menampar kita..
Senin, 12 Agustus 2013
Blog-ku berdebu..
Jarang sekali aku menulis disini.. :)
Yahh karena ini waktunya mood..
Aku mulai mencoba lagi, jadi gini..
Aku sedang disibukkan belajar gitar, pengin bisa mainin lagu Christina Perry yang A thousand years :D heheheh..
Jadi jari-jari kiri rada somplak dikit krn kegerus senar gitar wakakaka
yihaaa
Setelah berkutat dengan kehidupanku yang sebelumnya seperti roller coaster... Dan blog ini jarang dikunjungi, aku pikir,, hmmm.. Sepertinya cerita di kantor baru memang asyik untuk diceritakan, kenapa?
Ya karena, tiap kantor memang menyimpan banyaaaak cerita lucu, asli! Bukan bohong..
Tapi ada yang menyampaikannya ada pula yang tidak..
Hmmm.. :) ;)
Kamu pernah berkata padaku..
Perkenalan singkat yang menimbulkan cinta , biasanya tak memakan waktu lama..
Aku pun mendengus tanda tak setuju.. Kamu hanya tersenyum menanggapiku..
Kamu pernah berkata, jadilah embun.. Menyejukkan di pagi hari.. Dan selalu ada untuk menyambut pagi..
Aku pikir, embun hanya ada di pagi hari.. Bukan sepanjang hari..
Aku ingin ada disampingmu, layaknya nafas dan derumu yang menyatu di setiap tarikan yang kau buat..
Lagi-lagi kamu tak tahu :)
Kamis, 26 Januari 2012
Kamu dan Mereka
Kamu....selalu begitu
kenapa harus diam?
mengalihkan pembicaraan?
waktu menertawakanku..
mereka mulai berpacu...
kamu... mengapa selalu begitu?
sial...
Minggu, 01 Januari 2012
Sakit
Dalam diam semua terjawab
Hanya menatap matamu aku sudah tahu
Ya.. mungkin selama ini aku yang bodoh
Tak menyadari akan dirimu..
Aku mungkin terlalu naïf..
Masih terbuai dongeng dari buku-buku picisan
Romansa murahan antara dua insan
Bahkan aku terlalu terbuai..
Semuanya kini jelas sudah..
Aku tak ada lagi dalam matamu..
Tatapanmu untukku semua palsu
Kecupanmu tak seperti dulu.. selalu menggebu-gebu..
Ah.. ya, aku terlalu lambat menyadari
Diriku tak ada lagi dalam tatap hangatmu,,
Lambat..
Namun cepat atau lambat, semua pasti terbukti..
Bandung, tengah malam
Hanya menatap matamu aku sudah tahu
Ya.. mungkin selama ini aku yang bodoh
Tak menyadari akan dirimu..
Aku mungkin terlalu naïf..
Masih terbuai dongeng dari buku-buku picisan
Romansa murahan antara dua insan
Bahkan aku terlalu terbuai..
Semuanya kini jelas sudah..
Aku tak ada lagi dalam matamu..
Tatapanmu untukku semua palsu
Kecupanmu tak seperti dulu.. selalu menggebu-gebu..
Ah.. ya, aku terlalu lambat menyadari
Diriku tak ada lagi dalam tatap hangatmu,,
Lambat..
Namun cepat atau lambat, semua pasti terbukti..
Bandung, tengah malam
Langganan:
Postingan (Atom)

